....
klo ngomongin isu kemahasiswaan sama isu bangsa ,wah banyak banget yang bisa dibahas
cuma,
emang dasar lagi dodol!
jadi bingung mau nulis apa
jadi disini mau re-write dari tulisan yang pernah diposting juga
,
klo ngomong soal mahasiswa dan terkait bangsa , ga jauh dari kata dan rasa cinta
karena klo ga punya cinta,
mungkin ga ada yang ngedorong kita untuk bergerak
karena klo ga punya cinta,
semua yang kita perjuangkan jadi hambar rasanya
....
nasionalisme,
cinta bangsa, cinta indonesia....
sepertinya sesuatu yang harusnya mutlak dimiliki oleh semua anak bangsa...
, saya pernah baca suatu artikel di kompas tentang pak SBY yang lagi bertitah di depan menteri-menterinya , di artikel itu ditulis dengan kata-kata pa esbeye ga pede bacain titahnya...knapa?
soalnya beliau membacakan titah untuk mencintai produk dalam negeri
dan disitu pak dan bu menteri kita masih pake jas, tas, sepatu merk asing yang harganya selangit...
lalu di suatu kuliah metoper, metode perancangan arsitektur yang diisi oleh Prof. Gunawan, yang juga ngearsitekin Rektorat ui tercinta...
kita menemukan ada kata alih tindak di salah satu slidenya,
???
kedengarannya asing..
ternyata itu adalah pengganti kata interaksi
salah satu dari kita bertanya kenapa bapak menggunakan kata alih tindak yang notabene terdengar asing
dan bapak menjawab bahwa kita harus mencintai negeri sendiri,
itu sudah jadi kesukaannya untuk mengganti kata-kata yang berasal dari istilah asing menjadi bahasa Indonesia.
interaksi itu kan kata yang diadaptasi dair interaction (salah ga ya nulisnya)
dan...
Bapak bilang beliau bangga, karena dari yang dia lakukan secara langsung ga langsung sudah memperkaya bahasa Indonesia...
Lalu bapak melanjutkan soal kata-kata lain yang dia cari kata indonesianya
Ada transform jadi alih wujud
trus transport, jadi alih labuh.
alih labuh??
terdengar lebih asing??
Mungkin orang akan geleng kepala waktu ada kata alih labuh.
Tapi itu lah!bapak bilang kata-kata itu sudah jadi khasnya Gunawan
Manalagi bapak bilang, itu masih kurang hebat.
Bapak bilang dia ga pernah pakai kata aktivitas, bapak pakenya kata kegiatan.
A-K-T-I-V-I-T-A-S=9 huruf, sedangkan
K-E-G-I-A-T-A-N=8 huruf
Lebih hemat space kan jadinya…!!
entah bagaimana,meski terlihat sederhana saya suka dengan caranya mencinta, cinta bangsa, cinta indonesia...
karena dari hal yang sederhana kita mampu mencipta yang besar...
inget sama tebak-tebakan kayak gini
bebek apanya yang bikin enak??
???
inget jawaban dodolnya?
yang bikin enak , 'B'nya
soalnya klo kata bebek ga ada 'B' nya bisa jadi .....(terjemahkan sendiri)
so, dari struktur pembentuk kata bebek aja udah nunjukin klo dari yang sederhana bisa bernilai begitu penting...
jadi mari mulai mencinta dengan sederhana...
karena pada akhirnya cinta yang besar tak jadi bernilai tanpa sebuah implementasi
*walah...walah...
Label: Mia A'07
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar:
Posting Komentar