Udah pada tahu tentang SIMAK UI ? Kalau belum pernah mendengar tentang SIMAK, coba aja search di google, atau masuk ke site nya http://penerimaan.ui.ac.id . Tapi untuk sharing,saya jelaskan sedikit yang belum tahu ada gambaran tentang system ujian baru di universitas tercinta kita ini..
SIMAK UI ini adalah seleksi Masuk khusus UI yang terintegrasi. SIMAK ini diadakan oleh Universitas Indonesia untuk program pendidikan Vokasi (D3), Sarjana Reguler ,dan Sarjana Kelas Paralel. Dan berdasarkan dari info yang didapatkan dari website UI (ww.ui.ac.id) bahwa SIMAK UI ini adalah pengganti dari UMB yang dilaksanakan pada tahun 2008 ini. Dan ujian SIMAK UI akan diadakan pada tanggal 1 MARET 2009, di 40 lokasi di seluruh Indonesia dan Luar Negeri (Kuala Lumpur). Pandaftaran akan dilakukan secara Online sejak tanggal 19 Januari-22 Februari 2009 langsung ke situs http://penerimaan.ui.ac.id. Materi ujiannya sama seperti SPMB/UMB/SNMPTN, tapi tidak dilakukan 2 hari seperti sistem sebelumnya. Semua mata ujian di ujiakan langsung dalam 1 hari tanggal 1 maret tersebut. Nah untuk biayanya, masih menggunakan system BOP berkeadilan seperti untuk angkatan 2008. Untuk persentase mahasiswa, SIMAK 56%, SNMPTN 14% dan PPKB 30%. Seperti itu kira-kira gambaran teknis pelaksanaan SIMAK UI.
Dari banyak pendapat kritis tentang SIMAK ini pada FORMA UI kemarin tanggal 9 Desember 2008 di Aula Setyaningrum, Pusgiwa UI, ada sedikit hal yang ingin saya sampaikan. Yang pertama mengenai sistem pendaftaran online pada simak ini. Tino, Ketua BEM FMIPA UI 2009 menyatakan sistem pendaftaran ini akan menyulitkan siswa-siswa dari daerah terpencil untuk mendaftar masuk ke UI, karena tidak ada jaminan adanya listrik dan internet di daerah. Dan sangat disayangkan jika mahasiswa dari daerah terpencil tidak dapat menikmati kuliah di UI ini, padahal 2 mahasiswa Matematika yang mengikuti kompetisi matematika di Bulgaria pada waktu yang lalu adalah mahasiswa yang berasal dari daerah kecil di Kalimantan.
Yang kedua adalah persentase komposisi mahasiswa UI tahun 2009. Ujian SNMPTN yang notabene lebih luas cakupannya hanya mendapatkan jatah 14% dari total mahasiswa UI. Namun, ujian SIMAK ini yang hanya diadakan di 40 Lokasi mendapatkan 56%. Dan perlu teman – teman ketahui bahwa untuk jalur PPKB tertilis 30%, hanya saja besar 30% ini juga termasuk KSDI, dan pihak UI pun tidak memberikan kejelasan seberapa banyak yang akan diambil dari KSDI dari total jalur PPKB yang tertulis. Perlu kita ingat bahwa banyak terjadi kecurangan dalam jalur KSDI ini. (Kajian SIMAK UI BEM FISIP UI 2008)
Sebenarnya masih ada lagi masalah lainnya yang terkait dengan pelaksanaan SIMAK UI seperti, belum adanya evaluasi dari proses UMB yang telah dilaksanakan, belum adanya SK rektor tetang SIMAK UI tapi sayangnya kebijakan ini sudah dipublikasikan keluar.
Ini adalah salah satu permasalahan yang tejadi di UI sekarang ini dan harapannya temen2 bisa lebih peduli terhadap permasalahan yang terjadi di kampus ini, karena kalau bukan kita siapa lagi .
Label: Irwansah E'07

0 komentar:
Posting Komentar